Ep #9 Bahasa Tubuh dalam Presentasi

By David Pranata | Tips Presentasi

Oct 23

Ketika melakukan presentasi ada dua tipe bahasa tubuh yang harus Anda ketahui, yaitu bahasa tubuh tertutup dan terbuka. Apa maksudnya kedua bahasa tubuh tersebut? Yuk langsung disimak videonya berikut

Shownotes Episode #9

Pentingnya bahasa tubuh dalam presentasi

Bahasa tubuh Anda akan menentukan persepsi audiens terhadap diri Anda sebagai seorang presenter. Salah menentukan bahasa tubuh yang Anda tampilkan bisa – bisa membuat Anda bisa dipersepsikan sedang nervous, tertutup dan bahkan berusaha menyembunyikan sesuatu.

Bahasa tubuh yang tepat akan membuat audiens mempersepsikan Anda sebagai percaya diri, berkharisma dan menguasai keadaan.

Dalam presentasi sendiri secara umum ada 2 tipe bahasa tubuh yang harus Anda ketahui, yaitu bahasa tubuh yang tertutup dan bahasa tubuh yang terbuka.

Bahasa tubuh tertutup

Bahasa tubuh tertutup adalah bahasa tubuh yang harus Anda hindari karena Anda bisa dipersepsikan sebagai tidak percaya diri, arogan, atau bahkan sedang menyembunyikan sesuatu.

Seperti apakah contoh – contoh bahasa tubuh yang tertutup? Berikut adalah deskripsinya (pastikan juga menonton videonya untuk bisa melihat langsung seperti apa bahasa tubuh yang dimaksud)

  • Melipat kedua tangan di depan dada. Ini adalah bahasa tubuh tertutup yang paling harus Anda hindari, menunjukkan Anda sedang benar – benar tidak nyaman
  • Gaya sakit perut. Satu tangan disilangkan di perut, tangan yang lain tegak lurus dengan jari-jari meyentuh dagu atau bibir.
  • Memasukkan tangan di saku celana. Gerakan ini membuat bisa membuat Anda dipersepsikan sebagai pribadi yang arogan (padahal bahasa tubuh ini sering dilakukan kebanyakan orang)
  • Mengatupkan kedua telapak tangan di depan. Ini tergolong mild, tetapi sedapat mungkin dihindari. Variasi lain dari yang jenis ini adalah bergaya seperti putri solo atau memegang mic dengan kedua tangan.

Bahasa tubuh terbuka

Bahasa tubuh terbuka adalah bahasa tubuh yang harus Anda tampilkan ketika membawakan presentasi. Dengan menampilkan bahasa terbuka Anda akan dipersepsikan sebagai orang yang hangat, nyaman dan percaya diri.

Beberapa tips untuk menampilkan bahasa tubuh yang terbuka (pastikan juga menonton videonya untuk bisa melihat langsung seperti apa bahasa tubuh yang dimaksud)

  • Letakkan tangan di samping badan jika tidak digunakan. Ketika perlu bergestur, baru Anda gerakkan tangan untuk menggambarkan apa yang Anda sampaikan. Lakukan juga secara natural. Alternatif lain adalah memposisikan kedua telapak tangan ke atas. Hanya saja jangan dilakukan terus menerus (dari awal sampai akhir presentasi) karena bisa – bisa audiens malah mengira Anda sedang berdoa 🙂
  • Gunakan bahasa tubuh yang lebar atau besar. Menampilkan bahasa tubuh ini akan membuat Anda tampak percaya diri. Contoh: ketika mengatakan bahwa Anda memiliki 3 poin, maka tunjukkan 3 jari di posisi tinggi dengan tangan tegak lurus di atas kepala.

Jadi itulah tadi dua tipe bahasa tubuh yang perlu Anda ketahui ketika sedang membawakan presentasi, yaitu bahasa tubuh yang tertutup dan bahasa tubuh yang terbuka. Pastikan bahasa tubuh Anda terbuka supaya Anda tampil lebih percaya diri dan powerful dalam presentasi. Selamat mempraktekkan!

Follow

About the Author

Halo, Saya David Pranata seorang speaker, trainer dan writer. Harapan saya dengan adanya blog ini orang akan mampu berkomunikasi dan berpresentasi dengan lebih baik. Hasil akhirnya adalah mereka bisa memiliki pengaruh lebih, stand out of the crowd dan disukai oleh teman, boss, keluarga dan (bahkan) mertua.