All Posts by David Pranata

Follow

About the Author

Halo, Saya David Pranata seorang speaker, trainer dan writer. Harapan saya dengan adanya blog ini orang akan mampu berkomunikasi dan berpresentasi dengan lebih baik. Hasil akhirnya adalah mereka bisa memiliki pengaruh lebih, stand out of the crowd dan disukai oleh teman, boss, keluarga dan (bahkan) mertua.

Oct 10

Pentingnya Mengenal Audiens dalam Presentasi Anda

By David Pranata | Tips Presentasi

Mengenal audiens sebenarnya bukanlah hal yang susah atau rumit untuk dilakukan. Yang perlu kita lakukan hanyalah meluangkan sedikit waktu untuk meriset latar belakang dari calon audiens kita. Hanya saja banyak presenter yang lupa melakukannya. Yang menjadi kendala hanyalah kita seringkali malas melakukannya dan menganggap bahwa semua audiens itu sama saja dan tidak ada bedanya. Padahal […]

Read More
Oct 10

Tolong!!! Saya Lupa Isi Presentasi Saya

By David Pranata | Tips Presentasi

Sebagai seorang pembicara yang sering memberi presentasi apakah saya pernah lupa di tengah-tengah presentasi? Tentu saja pernah. Berikut adalah kisah saya waktu itu. Waktu itu saya mengadakan suatu seminar yang dihadiri oleh sekitar 50 orang. Di awal sesi saya mengatakan pada para peserta bahwa saya akan membagikan 5 tips jitu mengenai cara berpresentasi. Entah mengapa, […]

Read More
Jan 05

Apa Yang Membuat Suatu Presentasi Memukau?

By David Pranata | Tips Presentasi

Pernahkah anda menyaksikan suatu pembicara yang benar-benar memukau ? Mendengar dia berbicara anda bisa terhibur sekaligus menyerap pengetahuan dan informasi baru. Waktu juga terasa berlalu dengan cepat sampai anda baru sadar jika ternyata si pembicara sudah tiba di penghujung isi presentasinya. Nah.. sekarang pertanyaannya adalah “Apakah yang membuat sebuah presentasi menjadi benar-benar memukau?” Pertanyaan ini […]

Read More
Nov 26

Life Long Learning

By David Pranata | Inspirasi

Ingatan saya kembali ke pertengahan tahun 2002, waktu saya dan teman-teman memakai toga berwarna hitam, membawa ijazah tanda kelulusan sambil berteriak “Merdeka”. Setelah ini tidak akan lagi ada PR, tidak perlu lagi membaca buku-buku pelajaran yang tebal dan tidak perlu lagi terkantuk-kantuk sambil mendengarkan dosen di kelas. Dengan membayangkannya saja, saya sudah merasa gembira sekali. […]

Read More