1

Credible – Bagaimana Membuat Audiens Percaya pada Anda

Supaya sebuah pesan bisa dipercaya oleh audiens, maka pembawa pesan atau presenternya haruslah juga bisa dipercaya. Jikalau audiens tidak menganggap presenter sebagai figur yang bisa dipercaya / kredibel, maka apa pun yang disampaikan juga akan sia-sia.

Itulah pentingnya dari kredibilitas / credibility.

Artikel ini masih merupakan artikel lanjutan dari prinsip membuat presentasi yang mampu melekat di benak audiens. Yang kali ini kita bahas adalah prinsip keempat (Credible) dari prinsip SUCCESs. Untuk mengetahui gambaran besarnya anda bisa menyimak artikel saya yang satu ini.

Nah.. sekarang bagaimana caranya supaya anda bisa dianggap kredibel oleh audiens? Berikut akan saya bagikan beberapa tips:

Perhatikan penampilan fisik anda

Ada sebuah peribahasa berkata “Don’t judge the book from its cover” atau “Jangan menilai sebuah buku dari sampulnya”, akan tetapi kenyataannya tidak seperti itu. Harus kita akui bahwa kita sering menilai sebuah buku dari sampulnya atau dengan kata lain, kita sering menilai seseorang dari penampilannya. Dan ini adalah human nature.

Oleh karena itu perhatikan penampilan fisik anda. Ketika berpresentasi gunakanlah pakaian yang bisa meningkatkan kredibilitas anda, sesuaikan juga dengan situasi dan kondisi presentasi anda.

suits

Tips untuk pakaian yang bisa anda kenakan adalah serupa tapi satu tingkat lebih tinggi. Contohnya adalah:

  • Jika mayoritas audiens mengenakan pakaian casual (T-shirt atau polo shirt), anda bisa mengenakan kemeja
  • Jika mayoritas audiens mengenakan kemeja rapi, anda bisa mengenakan kemeja dengan dasi atau kemeja dengan jas

Anda juga tidak ingin menciptakan gap yang terlalu besar dengan audiens, karena hal ini akan membuat audiens susah terhubung dengan anda. Contoh ekstrimnya adalah anda datang mengenakan setelan jas dasi komplit ketika memberikan penyuluhan cara bercocok tanam pada para petani (yang datang mengenakan T-shirt, celana pendek dan caping).

Sampai di sini mungkin anda protes “Tapi Pak…. Bob Sadino kalau presentasi selalu pakai celana pendek, Steve Jobs kalau presentasi juga cuma pakai sweater dan celana jeans?”

Jawabnya… “Ya, itu karena mereka adalah seorang Bob Sadino dan Steve Jobs”. Kredibilitas mereka sudah terbentuk karena nama mereka, sehingga apapun yang mereka kenakan orang tetap menganggap mereka sebagai pribadi yang kredibel. Mayoritas dari kita tidak memiliki hal spesial ini, sehingga mau tidak mau anda harus memperhatikan penampilan fisik anda.

Ceritakan pengalaman pribadi & tunjang dengan data / fakta yang mendukung

Andalah yang paling kredibel untuk menceritakan pengalaman pribadi anda, oleh karena itu jangan ragu-ragu untuk menceritakan apa yang anda alami. Ini juga menunjukkan bahwa anda sudah mengalami dan mencobanya sendiri. Anda adalah bukti nyata / living proof dari apa yang anda sampaikan.

Selain itu anda juga bisa meminjam kredibilitas para pakar / ahli dengan memberikan data, fakta atau opini yang anda kutip dari mereka. Ini juga menunjukkan pada audiens bahwa anda sudah melakukan PR anda dengan melakukan riset mendalam tentang apa yang anda sampaikan.

Tunjukkan antusiasme dan ketulusan anda

Dalam menyampaikan sesuatu, anda pun harus menunjukkan antusiasme dan semangat anda. Jika pesan disampaikan dengan kurang bersemangat, ragu-ragu dan tidak yakin bahwa apa disampaikan itu penting, maka audiens pun bisa merasakannya.

Antusiasme juga menular, jika anda antusias dan percaya maka audiens pun juga akan tertular antusiasme anda.

Tunjukkan juga ketulusan anda. Anda di sana dan berpresentasi karena anda peduli dan ingin memberikan sesuatu yang berharga untuk audiens, bukannya ingin mengeksploitasi mereka untuk kepentingan pribadi semata.

——————————————————————————————-

Berikut tadi adalah tips singkat untuk membangun kredibilitas anda sebagai seorang presenter. Ingatlah selalu bahwa jika anda tidak dipercaya maka apa pun yang anda sampaikan, sebagus apa pun anda menyampaikannya akan sia-sia.

Pertanyaan: “Tips lain apakah yang anda miliki untuk meningkatkan kredibilitas sebagai seorang presenter?”. Silahkan anda menuliskannya dalam kolom komentar sehingga pembaca lain juga ikut mendapat manfaat dari anda.

Sharing is Caring
David Pranata
 

Halo, Saya David Pranata seorang speaker, trainer dan writer. Harapan saya dengan adanya blog ini orang akan mampu berkomunikasi dan berpresentasi dengan lebih baik. Hasil akhirnya adalah mereka bisa memiliki pengaruh lebih, stand out of the crowd dan disukai oleh teman, boss, keluarga dan (bahkan) mertua.