16

Hobby Favorit Saya (yang Seharusnya Menjadi Hobby Anda juga)

Membaca adalah hobby utama saya. Kemanapun saya pergi Anda pasti menjumpai saya sambil membawa sebuah buku. Tapi mengapa seharusnya aktivitas ini menjadi hobby Anda juga? Simak komplitnya di artikel berikut.

Membaca buku – hobby favorit saya

Mengetahui hobby favorit saya ini tentunya Anda dengan mudah menebak tempat favorit yang sering saya kunjungi – apalagi kalau bukan toko buku 🙂 Saya sampai hafal lokasi – lokasi toko buku di Surabaya, mall apa saja yang ada toko buku-nya.

Kalaupun sedang berkunjung atau ada kontrak training di Jakarta, mall favorit yang saya kunjungi adalah Plaza Senayan. Ingin tahu mengapa? Karena di sana ada Kinokuniya (salah satu toko buku terbesar di Jakarta yang banyak menyediakan buku – buku import) 🙂

Starbucks depan Kinokuniya – tempat favorit bekerja ketika saya berada di Jakarta

Tampaknya hobby ini juga menurun ke Gwen, anak saya. Sampai saat ini saya paling royal jika harus membelikan dia buku (hehe… dia sendiri juga sering minta dibelikan). Sampai saat ini koleksi bukunya sudah satu kotak besar.

Sebagian dari buku Gwen – sampai kotaknya susah ditutup

Sering kali pula saya tanya ketika menjemput dia pulang sekolah “Gwen mau langsung pulang atau mau pergi jalan – jalan dulu?” Dia langsung menjawab “Mau jalan – jalan dulu ke toko buku”

Satu jawaban yang tentu saja saya tak kuasa menolaknya (karena saya juga kepingin)

Genre Buku yang Saya Minati

Genre / jenis buku yang saya baca juga beraneka ragam macamnya. Saya senang membaca baik untuk memperdalam bidang yang saya geluti atau untuk mengetahui hal – hal baru yang sebelumnya tidak saya kenal.

Sebagai gambaran berikut adalah jenis – jenis genre buku yang biasa saya baca:

  • Buku public speaking atau komunikasi: ini tentunya adalah hal mutlak karena bidang inilah yang saya geluti. Saya membaca buku genre ini untuk mengembangkan ilmu, sumber referensi sekaligus inspirasi untuk konten – konten yang saya buat
  • Buku internet marketing: untuk saya pelajari dan terapkan dalam bisnis. Tentunya Anda mengetahui bahwa saya menjalankan marketing jasa saya seluruhnya menggunakan internet marketing.
  • Buku self improvement: sesuai dengan namanya, tentu saja ini untuk pengembangan diri saya dalam berbagai bidang, misal saja: motivasi, produktivitas atau personal finance
  • Buku sejarah: ini adalah kegemaran baru saya. Dengan mengetahui sejarah, kita bisa banyak belajar dari kesalahan yang dibuat pada jaman dahulu. Bisa belajar juga bagaimana sesuatu bisa terjadi / tercipta. Plus bersyukur bahwa kita hidup di jaman saat ini yang lebih tentram dan damai.
  • Buku Fiksi: sesekali saya juga membaca novel untuk hiburan. Beberapa novel yang saya ikuti adalah seri Game of Thrones dan Assassin’s Creed.

Bagaimana Saya Membaca

Biasanya saya membaca tiga jenis buku dalam satu kurun waktu yang bersamaan yaitu:

  • satu buku public speaking / komunikasi
  • satu buku internet marketing / self improvement
  • satu buku sejarah / fiksi

Tujuannya supaya bisa berganti – ganti ketika sedang jenuh membaca di satu topik. Adanya variasi ini juga membuat saya bisa menyesuaikan dengan keadaan, misal: malam sebelum tidur biasanya saya pilih buku yang ringan (sejarah / fiksi).

Nah, kelemahan metode ini adalah bawa bukunya jadi ribet apalagi kalau sedang travelling (terutama buku sejarah yang satu buku saja bisa sampai 900 halaman, hampir 1 kg sendiri). Untung untuk hal ini saya sudah menemukan solusi ampuhnya.

Apakah itu? Ini dia solusinya…

Amazon Kindle - gadget favorit saya untuk membaca buku

Ini foto kindle saya – lengkap dengan kotak bungkusnya

Amazon Kindle – Gadget Favorit Saya untuk Membaca Buku

Saya memiliki sebuah gadget khusus untuk membaca buku (dalam format ebook) yaitu Amazon Kindle. Dengan gadget ini saya bisa menyimpan ratusan atau bahkan ribuan buku dalam satu tempat sehingga praktis untuk dibawa ke mana – mana.

Bagi yang masih penasaran apa sebenarnya kindle, berikut penjelasan singkatnya.

Q: Apa bedanya dengan baca di tablet atau handphone?

A: Teknologinya berbeda, kindle menggunakan teknologi e-ink sehingga tampilannya menyerupai kertas. Layarnya tidak memancarkan radiasi sehingga mata tidak capek walaupun baca dalam waktu lama. Plus baterainya awet banget, satu kali charge bisa tahan 2 – 3 minggu.

Q: Apa keuntungannya jika dibanding buku biasa?

A: Yang jelas adalah dari segi penyimpanan, cukup satu gadget kecil untuk membawa dan menyimpan satu gudang buku. Kindle juga sudah terintegrasi dengan kamus sehingga jika ada kata yang tidak kita ketahui, tinggal pencet saja maka akan langsung keluar terjemahannya.

Q: Apa kelemahannya jika dibanding buku biasa?

A: Buku biasa jelas lebih mudah untuk dibolak – balik, mencari satu bagian tertentu atau membaca dengan melompat – lompat. Selain itu, bagi beberapa orang sensasi membaca buku langsung dari kertas sering tidak bisa tergantikan.

Kurang lebih seperti itu deh review singkatnya. Untuk mengtahui lebih lengkap apa itu kindle beserta spesifikasinya, silahkan cek saja langsung di Amazon via link berikut ini.  Amazon memang tidak melayani pembelian langsung ke Indonesia, akan tetapi di kaskus banyak juga yang jual.

Realita Membaca Saat Ini

Beberapa waktu yang lalu saya sempat berbincang dengan head editor penerbit buku Elex Media, dia mengatakan bahwa Indonesia termasuk kategori negara yang minat bacanya sangat rendah. Satu fakta yang kebenarannya dapat dengan mudah Anda iya-kan dengan melihat kondisi sekitar.

Sangat jarang orang (apalagi generasi muda) yang gemar membaca buku. Pemandangan orang membaca buku sangat langka kita jumpai, yang ada adalah orang sedang sibuk dengan handphone atau gadget-nya.

Suatu hal yang tentunya harus kita ubah.

  • Dengan membaca buku Anda bisa menyerap pengalaman dan pengetahuan orang lain selama bertahun – tahun dalam hitungan singkat.
  • Dengan membaca buku Anda akan memperluas informasi, sudut pandang serta kemampuan analitis Anda.
  • Dengan membaca buku Anda juga tidak mudah tertipu konten hoax atau terprovokasi oleh berita yang tidak benar.

Dari pengalaman saya sendiri, konten dan cara berkomunikasi orang yang suka membaca dengan yang tidak suka membaca sangatlah berbeda. Orang yang suka membaca mampu berkomunikasi lebih analitis, terstruktur serta isinya lebih berbobot. 

Minggu lalu ketika menghadiri pertemuan orang tua murid di sekolahnya Gwen, pihak sekolah juga ingin menggalakkan kegiatan membaca. Kenalkan dan bacakan buku kepada anak sedari dini. Buatlah mereka mencintai buku dan aktivitas membaca.

Plus jadilah juga role model. Mulailah membaca.

Pertanyaan: Buku apa yang akan mulai Anda baca minggu ini? Silahkan sharingkan di kolom komentar ya!

Sharing is Caring
David Pranata
 

Halo, Saya David Pranata seorang speaker, trainer dan writer. Harapan saya dengan adanya blog ini orang akan mampu berkomunikasi dan berpresentasi dengan lebih baik. Hasil akhirnya adalah mereka bisa memiliki pengaruh lebih, stand out of the crowd dan disukai oleh teman, boss, keluarga dan (bahkan) mertua.

  • Ananta Politan Bangun

    Terima kasih untuk inspirasi dalam artikel blog ini, bapa David Pranata.

    Horas!

    • Halo Pak Ananta, terima kasih juga sudah meninggalkan komentar di sini. Semoga menginspirasi untuk terus belajar & membaca ya! Salam dari Surabaya

  • Emyaz Sibolang

    Trim’s untuk sharing nya Pak David Pranata, sy juga sedang belajar membiasakan diri membaca walaupun bukan hanya dari buku, postingan dari blog dan email dengan konten yang bermanfaat menjadi salah satu referensi sy untuk menambah wawasan, termasuk salah satunya blog dan email dari Anda…Amazon Kindle nya boleh juga tuh Pak 🙂

    • Terima kasih Emyaz, membaca komentar Emyaz jadi bikin lebih semangat untuk menulis rutin nih. Jangan sampai absen nulis lagi kelamaan 🙂

      Amazon Kindle kalau suka baca buku via ebook sangat saya rekomen deh.. tapi nggak bisa untuk browsing ya. Cuma murni bisanya buat baca buku aja

  • Endi Sudianto

    Seperti biasa ulasan Pak David sederhana tapi padat, hehe… Btw, sekarang lagi baca buku Otobiografi Mochtar Riady “Manusia Ide”

    • Terima kasih sharingnya Pak Endi. Saya juga mau sharing buku yang lagi saya baca nih, ada tiga saat ini:
      1) Expert Secrets Russel Branson
      2) The Art of Communicating oleh Thich Nhat Hanh
      3) Sejarah Dunia Kuno oleh Susan Wise Bauer
      Saya ucapkan selamat membaca Pak Endi

  • lizbeth early

    inspiratif banget pak David Pranata, trimakasih sharingnya. saya lagi selesaikan baca buku2 self improvement, dan manajemen sdm. saya tunggu sharing ebooknya pak David hehe..

    • Halo Lizbeth, terima kasih banyak sudah mampir meninggalkan komentar ya.
      Wah, dilihat dari buku – buku yang dibaca tampaknya ini kerja di bagian HRD ya 🙂

      Ditunggu konten – konten berikutnya ya!

      • lizbeth early

        Masih harus banyak belajar pak David.. terimakasih banyak inspiratif sekali..

  • Fadllan Fitrah

    Inspiring post dari pak David, terima kasih banyak. Saat ini saya sedang baca buku novel 1984 karya George Orwell, dark fiction yang sangat mewakili keadaan tragedi di dunia saat ini.

    • Halo Fadlan, terima kasih atas komennya. Dari rekomendasi Fadlan saya jadi tertarik dan lihat novelnya George Orwell seperti apa. Thank you juga atas infonya. Selamat membaca

  • Nauval Aryawiratama

    Selamat siang. Terima kasih pak atas inspirasinya. Sekarang saya sedang menyelesaikan baca buku “The Power of Habit” dari Charles Duhigg yang sangat menginspirasi untuk lebih produktif

    • Halo Nauval, terima kasih sudah mampir. Saya juga sudah baca buku “The Power of Habit” nya Charles Duhigg memang bagus. Konsepnya dijelaskan dengan bentuk cerita yang sangat – sangat menarik. Membacanya jadi betah banget.

      Sebagai info, Charles Duhigg juga sudah menulis bukunya yang kedua “Smarter Faster Better” yang juga bagus & enak dibaca. Silahkan berburu bukunya kalau memang belum membaca

      • Nauval Aryawiratama

        Wah terima kasih pak rekomendasi bukunya

  • Fandy Ar Rachmat

    Terima kasih banyak Pak David Pranata. sangatlah benar ketika kita rajin membaca kita akan tahu lebih banyak dan akan sangat menguntungkan ketika kita berkomunikasi seakan-akan kita tidak kehabisan akal untuk meladeni pembicaraan apapun dan menjadikan kita lebih berbobot. Lagi baca buku ” Money master thesis game” nih pak dari Tony Robbins

  • Hakimie Malik

    Terima kasih pak David Pranata untuk info-info yang bermanfaat. Saya semakin addicted untuk baca dan baca semua post Pak David. Pada asalnya sedang search topik lain tapi sekarang sudah melekat membaca post-post Pak David.