3

Cara Memperkenalkan Diri yang Jarang Diketahui Orang

Ketika Anda berkenalan dengan seseorang, pertanyaan yang paling sering ditanyakan adalah “Apa pekerjaan Anda?”. Ini adalah kesempatan bagus untuk membuka percakapan dan mempromosikan diri Anda. Hanya saja banyak orang masih menyia-nyiakan kesempatan ini hanya karena tidak tahu cara memperkenalkan diri yang efektif.

cara memperkenalkan diri

Pelajari cara memperkenalkan diri yang jarang diketahui orang

Kebanyakan orang masih sekedar menjawab dengan titel pekerjaan mereka saja, misalnya:

  • Saya seorang pegawai negeri
  • Saya bekerja di bagian akunting di PT. Blablabla
  • Saya cuma seorang guru

Cara memperkenalkan diri di atas masih kurang bisa mendeskripsikan diri Anda, kurang menginspirasi, dan jelas-jelas tidak bisa menjual diri Anda. Apalagi jika ditambah dengan cara mengucapkan yang kurang antusias. Lawan bicara pun tidak merasa ingin tahu lebih lanjut, paling mereka hanya melihat dengan tatapan kosong dan berkata “Oohh.. begitu ya” setelah itu beralih ke topik pembicaraan yang lain.

Akan tetapi Anda juga tidak ingin memperkenalkan diri anda dengan cerita dan pidato panjang selama 10 menit tentang pekerjaan anda (yang dibumbui dengan keluh kesah tentang boss anda & gajinya yang pas-pasan 🙂 ). Hal ini hanya akan membuat lawan bicara berkata di dalam hati “Waduhh… ngapain saya tadi sampe tanya segala”

Lalu bagaimana cara menjawab pertanyaan “Apa pekerjaan anda?” dengan ringkas, efektif dan menginspirasi? Berikut mari kita bahas cara memperkenalkan diri (yang jarang diketahui orang) berikut ini:

Sebutkan Manfaat Pekerjaan Anda

Pekerjaan Anda bukanlah hanya sekedar titel saja (dosen, sales, administrasi dst). Apapun pekerjaan Anda, pasti Anda membantu dan memberi kontribusi bagi orang lain atau keseluruhan organisasi. Sebutkanlah hal ini supaya orang lain juga mengetahui lebih jelas tentang pekerjaan Anda

Contoh:

  • Saya seorang trainer di bidang presentasi. Saya membantu orang lain untuk lebih percaya diri dan bisa mengungkapkan ide mereka dengan jelas dan mudah diterima.
  • Saya bekerja di bagian administrasi keuangan. Saya memastikan bahwa semua laporan bisa tersedia tepat waktu supaya pimpinan bisa mengambil keputusan dengan segera.
  • Saya di Customer Service PT. XYZ. Saya membantu customer jika mereka mengalami kesulitan dan memastikan mereka bahagia dengan pembelian mereka.

Lebih menginspirasi bukan? plus bisa menunjukkan bahwa Anda bangga dengan pekerjaan dan apa yang Anda lakukan. Selain membuat orang lain lebih jelas tentang pekerjaan anda, hal ini juga membuat Anda benar-benar mengetahui apa makna di balik titel dan pekerjaan anda.

Siapkan Satu Cerita Menarik tentang Profesi Anda

Sering setelah Anda mengungkapkan perkenalan diri di atas, lawan bicara biasanya ingin mengetahui lebih lanjut tentang diri dan pekerjaan Anda. Untuk itu siapkanlah sebuah cerita singkat yang menarik dan berkesan terutama tentang bagaimana Anda bisa membantu orang lain melalui profesi anda.

Berikut adalah contoh cerita singkat untuk profesi saya:

Saya pernah membantu seorang calon mempelai untuk menyampaikan pidato pernikahannya. Dia benar-benar gugup karena tidak tahu apa yang harus disampaikan dan bagaimana cara menyampaikannya, padahal dia ingin menyampaikan pidato berkesan yang didedikasikan untuk pasangannya. Oleh karena itu saya membantu dia untuk menyusun dan berlatih isi pidatonya.

Hal yang membuat saya gembira adalah, seusai pesta pernikahan dia memberi tahu saya bagaimana banyak orang memuji pidato yang dia sampaikan. Semua orang berkata bahwa pidato yang dia sampaikan benar-benar bermakna, bahkan EO pernikahannya mengatakan bahwa ini adalah pidato pernikahan paling indah yang pernah dia dengar

Nah.. itulah contoh cerita singkat yang sering saya sampaikan ketika saya memperkenalkan diri.

Tips: Pilih jenis cerita yang sesuai dengan orang yang sedang anda temui. Sebagai contoh jika saya bertemu orang dalam konteks bisnis, saya lebih memilih cerita bagaimana sebuah kantor bisa meningkat salesnya sebesar 30% setelah mengikuti pelatihan presentasi penjualan yang saya bawakan.

Satu hal lagi yang perlu saya tekankan ulang, pastikan cerita Anda singkat. Anda tidak ingin membuat lawan bicara anda capek mendengarkan cerita anda yang panjang lebar di awal pembicaraan. Contoh cerita di atas bisa diceritakan kurang dari satu menit saja.

Tunjukkan Antusiasme Anda

Dua tips di atas akan percuma saja jika Anda menyampaikannya dengan tidak antusias, seolah-olah pekerjaan adalah sebuah beban yang terpaksa anda tanggung. Tunjukkan antusiasme Anda dan bagaimana pekerjaan Anda bisa berarti dan berkontribusi untuk orang lain.

Apapun pekerjaan anda, tips-tips di atas adalah langkah awal yang bagus untuk membangun image diri, mempromosikan diri anda ataupun memperkenalkan barang atau jasa yang anda miliki. Silahkan mempraktekkan dan mencoba sendiri!

Pertanyaan: “Apa Pekerjaan Anda?” Silahkan mensharingkan jawaban (sekaligus mempromosikan diri anda 🙂 ) pada kolom komentar yang ada di bawah.

Sharing is Caring
David Pranata
 

Halo, Saya David Pranata seorang speaker, trainer dan writer. Harapan saya dengan adanya blog ini orang akan mampu berkomunikasi dan berpresentasi dengan lebih baik. Hasil akhirnya adalah mereka bisa memiliki pengaruh lebih, stand out of the crowd dan disukai oleh teman, boss, keluarga dan (bahkan) mertua.

  • putraeka

    Saya coba praktekkan dulu pak (y)

    • Selamat mempraktekkan Putraeka 🙂 dan selamat menikmati prosesnya

  • Guntur Perdana.T

    saya sudah pernah miliki bukunya dale carnegie pak .tapi sudah lama sekali pernah saya baca.sekarang dah hilang saat kereta saya hilang juga karena say letakkan di bawah tempat duduknya…NAH…saat ini saya mau bertanya pak BAGAIMANA mengatur INTONASI suara kita sendiri.AGAR lawan bicara kita juga dengar apa jawaban yang dia dengar mohon di buatkan TIPSNYA pak davit ,,sebelumnya terimakasih ,atas semua tips2 yang anda tuliskan . ini.

    • Halo Pak Guntur,
      Wah.. sayang sekali sampai hilang Pak bukunya, tapi nggak ada salahnya dibeli lagi buku Dale Carnegienya. Saya pribadi sudah baca sampai 3x dan tiap baca masih merasa mendapat sesuatu yang baru.

      Untuk mengatur intonasi suara supaya orang mendengarkan, ini bisa jadi satu artikel sendiri juga Pak. Coba nanti di kemudian hari saya tulis khusus deh. Untuk sementara saya beri tips singkatnya:
      – berhenti sejenak sebelum anda berbicara
      – turunkan nada suara anda
      Sedang untuk isinya pastikan to the point dan singkat. Maka orang akan lebih mendengarkan apa yang kita sampaikan.

      Salam sukses untuk Pak Guntur

      • Guntur Perdana.T

        terimakasih pak David, tips singkatnya

  • Pingback: Buat Diri Anda Cepat Membangun Hubungan Baik | David Pranata()

  • Yohana Bawias

    Halo Pak David, saya mau bertanya Bagaimana cara untuk membuat kita tertarik pada lawan bicara seperti yang bapak katakan? Agar dalam percakapan kita tidak membosankan dan juga tidak kehilangan akal dalam mengobrol dengan lawan bicara? Terima kasih sebelumnya atas semua solusi solusi yang anda berikan ini. 🙂

    • Halo Yohana, salam kenal!

      Tidak ada cara khusus untuk membuat kita tertarik pada lawan bicara, yang dibutuhkan hanyalah ketulusan hati dan kesadaran bahwa tiap pribadi punya cerita, pengalaman dan pengetahuan yang unik.

      Supaya percakapan tidak membosankan dan kehilangan akan ketika mengobrol.. pas persis materi-materi ini saya bahas di topik “21 hari menjadi pribading menyenangkan dan disukai orang”, Silahkan subscribe aja ya..(jika memang belum) dan Yohana bisa mendapatkan materi itu secara free.

      Semoga penjelasannya membantu ya

      • Yohana Bawias

        Terima kasih banyak Pak David atas penjelasannya 🙂

  • Hikma

    Malam, Pak. Pak bagaimana perkenalan pidato yang baik jika saya seorang siswa?