Tiga Langkah untuk Cepat Klik dengan Orang Lain

Ingin bisa cepat klik dengan orang lain (walaupun yang baru saja Anda kenal)? Ingin pembicaraan Anda bisa cepat connect dan mengalir? Simak tiga langkah melakukannya berikut ini.

membangun kesamaan

Cara cepat untuk bisa cepat klik (dan connect) dengan orang lain adalah dengan menemukan kesamaan. Secara tidak sadar kita pun senantiasa mencari orang lain yang memiliki kesamaan dengan kita.

Dalam bahasa Inggris ada sebuah peribahasa yang tepat sekali menggambarkan hal ini:

Birds of a feather flock together

Salah satu buktinya adalah timbulnya komunitas – komunitas yang didasarkan atas hobby atau kesukaan yang sama. Berikut adalah contohnya:

  • Komunitas pecinta olahraga F1
  • Komunitas pemilik mobil berwarna hitam
  • Komunitas Toastmasters (ini bagi mereka yang hobby nya public speaking)
  • dan masih banyak lagi contoh yang lain

Periset Dr. Ellen Berksheid dan Dr. Elaine Walster percaya bahwa kita suka bersama orang yang memiliki kesamaan dengan kita karena beberapa alasan berikut:

  • Lebih mudah untuk menemukan topik pembicaraan atau aktivitas yang bisa dilakukan bersama
  • Memiliki kesamaan pendapat / opini membuat kita merasa menjadi satu bagian dari kelompok
  • Kita berharap bahwa orang yang serupa akan cenderung lebih menyukai diri kita juga
  • Lebih mudah memprediksi tindakan dan tingkah laku orang yang serupa dengan kita

Sekarang setelah kita tahu bahwa menjalin kesamaan adalah satu cara ampuh untuk cepat klik dengan orang lain, pertanyaan berikutnya adalah “Bagaimana cara menemukan dan menjalin kesamaan?” Langsung simak caranya berikut ini.

Tiga Langkah Menjalin Kesamaan dengan Orang Lain

Langkah #1: Cari Kesamaan

Begitu bertemu dengan orang yang baru saja Anda kenal, cobalah mencari hal yang menjadi kesamaan antara Anda berdua. Berikut adalah tiga kategori kesamaan yang bisa membantu Anda.

1.Orang yang Anda Kenal

Anda bisa mencari orang yang Anda dan lawan bicara sama – sama kenal.

Dan bukankah ini yang sering secara natural terjadi ketika Anda bertemu dengan orang yang baru Anda kenal? Berikut adalah contoh pembicaraannya:

A : Dulu kuliah di mana?
B: Saya dulu kuliah di Universitas XYZ
A: Ooo.. di Universitas XYZ, saya ada teman namanya si Anton yang dulu juga kuliah di sana. Kenal nggak?
B: Si Anton yang badannya kurus pakai kacamata itu? Anton Kurniawan ya?
A: Ahh.. iya betul sekali. Bagaimana kabarnya dia sekarang? Masih sering kontak dengan dia?
(dan pembicaraan pun berlanjut dengan topik tentang si Anton, teman bersama tersebut)

2.Konteks (Situasi dan Kondisi)

Anda bisa mencari apakah Anda berasal dari kota asal, tempat tinggal, sekolah atau organisasi yang sama.

Selain hal – hal yang sudah saya sebutkan di atas, Anda juga bisa mencari kesamaan yang bersumber dari lokasi di mana Anda bertemu. Misalnya saja Anda bertemu dengan seseorang di sebuah seminar kepemimpinan. Dari hal ini, bisa jadi Anda dan dia memiliki kesamaan dalam hal berikut:

  • Anda sama – sama tertarik di topik kepemimpinan
  • Anda sama – sama peng-hobby ikut seminar
  • Anda sama – sama fans dari pembicara seminar-nya

3.Kesukaan

Anda bisa mencari hobby, hal atau aktivitas yang sama – sama Anda sukai.

Ini adalah kategori favorit saya. Saat Anda bisa menemukan kesamaan dalam hal ini, akan membuka topik pembicaraan yang menarik dan sama – sama Anda nikmati. Beberapa contoh kesamaan dalam hal ini adalah:

  • Anda menemukan bahwa Anda sama – sama pecinta klub bola Liverpool
  • Anda memiliki hobby yang sama yaitu membaca buku pengembangan diri
  • Anda sama – sama menghabiskan waktu luang dengan memancing

Bonus Tips

Ketika Anda bisa menemukan kesamaan yang langka maka akan semakin cepat klik dan semakin kuat pula relasi yang terbentuk.

Contoh 1: ketika Anda pergi berwisata di Ethiopia dan berjumpa orang lain yang sama – sama dari Indonesia maka Anda akan cepat sekali klik (karena langka ada orang Indonesia di sana).

Contoh 2: pengalaman pribadi saya sendiri. Saya bisa cepat klik dengan orang yang sama – sama penggemar musik metal (karena pecinta musik metal jumlahnya relatif langka). Notes: jika Anda belum tahu, saya adalah penggemar musik metal

Langkah #2: Gali / Perdalam Kesamaan Tersebut

Setelah kesamaan berhasil Anda temukan, jangan berhenti sampai di situ saja melainkan gali lebih lanjut atau perdalam kesamaan tersebut. Jadikanlah kesamaan ini sebagai sumber topik pembicaraan Anda. 

Bertanyalah dan eksplorasi lebih lanjut lawan bicara Anda dalam topik tersebut. Misal saja ketika saya menemukan bahwa lawan bicara saya adalah pecinta musik metal maka berikut adalah pertanyaan susulan yang bisa saya ajukan:

  • Apa band metal favorit saat ini?
  • Album mana yang paling disukai dari band favorit tersebut?
  • Sudah pernah nonton konser di mana saja?

Bonus tips

Kata tanya paling ampuh untuk menggali / eksplorasi adalah: “Mengapa” dan “Bagaimana Ceritanya?” Berikut penerapannya dalam contoh di atas:

  • Mengapa kok bisa suka musik metal?
  • Bagaimana ceritanya sampai bisa menyukai musik metal?

Dua kata tanya ini akan mendorong lawan bicara untuk bercerita lebih banyak dan mulai membuka dirinya kepada Anda

Langkah #3: Berikan value lebih pada orang lain di topik tersebut

Langkah ketiga ini sifatnya adalah optional artinya bisa Anda lakukan bisa juga tidak. Jikalau Anda memang bisa memberi informasi / manfaat plus ingin membina relasi lebih kuat dengan lawan bicara, monggo silahkan dilakukan.

Atau jikalau langkah ketiga ini tidak Anda lakukan juga tidak apa – apa.

Jadi apa sebenarnya inti dari langkah ketiga ini? Di akhir percakapan Anda bisa memberikan informasi berharga / rekomendasi seputar topik kesamaan pada lawan bicara. Melakukan hal ini juga akan membuka kesempatan untuk menjalin interaksi lebih lanjut.

Misalnya saja dengan lawan bicara Anda menemukan kesamaan bahwa sama – sama pecinta makanan pedas. Berikut beberapa contoh value lebih yang bisa Anda berikan pada lawan bicara:

  • Boleh info saya alamat email atau no HP, nanti saya kirimin link ke artikel “Makanan Pedas Terfavorit di Kota Surabaya”
  • Kapan – kapan waktu lewat dekat rumah saya kontak – kontak ya! Nanti saya ajak ke depot “Aneka Sambal” yang enak dekat rumah

Bonus Tips

Setelah mengetahui tiga langkah tersebut mungkin ada dari Anda yang bertanya “Tapi Pak… bagaimana setelah mencari – cari tetap saja saya tidak bisa menemukan kesamaan dengan lawan bicara?” 🙂 Apa yang harus saya lakukan?

Jikalau memang tidak ada kesamaan yang bisa Anda temukan, maka tips-nya adalah “Teach Me”. Artinya adalah tertariklah pada hal yang disukai oleh lawan bicara sehingga Anda juga bisa belajar lebih lanjut.

Misalnya saja walaupun tidak menemukan kesamaan, akan tetapi Anda mengetahui bahwa profesi lawan bicara Anda adalah seorang programmer. Mulailah mengajukan pertanyaan untuk menunjukkan rasa tertarik sekaligus belajar lebih lanjut. Contoh pertanyaannya:

  • Pekerjaan jadi programmer itu kira – kira seperti apa sih?
  • Jika seorang awam ingin belajar programming, kira – kira apa yang harus dilakukan?
  • Dan tentu saja kata tanya ampuh “Bagaimana ceritanya kok bisa menjadi seorang programmer?”

Nah, itu tadi tiga langkah untuk menjalin kesamaan dengan lawan bicara yang akan membuat Anda cepat klik dengan orang lain. Silahkan dipraktekkan ya! Dan alami sendiri bagaimana Anda bisa membangun relasi lebih baik dengan orang lain (bahkan pada mereka yang baru saja Anda kenal).

Sharing is Caring
David Pranata
 

Halo, Saya David Pranata seorang speaker, trainer dan writer. Harapan saya dengan adanya blog ini orang akan mampu berkomunikasi dan berpresentasi dengan lebih baik. Hasil akhirnya adalah mereka bisa memiliki pengaruh lebih, stand out of the crowd dan disukai oleh teman, boss, keluarga dan (bahkan) mertua.