Cara Mudah Tampil Keren Saat Meeting Online

By David Pranata | Tips Komunikasi

Jan 13

Tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini meeting online menjadi salah satu aktivitas utama kita. Mau rapat, training, sekolah bahkan arisan semuanya serba online. Tapi bagaimana cara bisa tampil keren dan elegan saat musti meeting online?

Tampil Keren Saat Online Meeting

Masa – masa pandemi ini mengubah segala – galanya, termasuk cara kita berkomunikasi satu sama lain. Dulu yang namanya aplikasi Zoom, Google Meet, Microsoft Teams itu apa, mayoritas dari kita tidak tahu.

Akan tetapi sekarang aplikasi – aplikasi tersebut sudah terinstall manis di smartphone maupun laptop kita. Semua orang juga bisa mengoperasikannya dengan ahli (bahkan anak saya yang kelas 1 SD pun sudah bisa menggunakannya).

Hanya saja dalam prakteknya saya banyak menjumpai mereka yang mengalami kendala atau hal – hal yang menganggu saat melakukan meeting online. Berikut adalah beberapa contohnya (sambil membaca coba Anda cermati apakah juga menemukan atau mengalami hal yang sama)

  • Suara anak menangis, klakson kendaraan, keluarga asyik ngobrol, tukang roti lewat depan rumah (.. dan Anda bisa isi sendiri deh) yang menganggu di latar belakang
  • Background kamar Anda yang berantakan tampil saat video call sehingga boss dan semua rekan kerja jadi tahu
  • Internet yang disconnect melulu sehingga membuat Anda frustasi
  • dan saya yakin masih banyak lagi masalah yang Anda jumpai / alami (share di kolom komentar ya!)

Video berikut adalah satu contoh nyata bagaimana things can go wrong saat kita meeting online.

 

Dari sekian banyak masalah tersebut, dalam artikel kali ini saya secara spesifik ingin membahas tentang bagaimana cara tampil (dan terdengar) keren saat meeting online. Tentunya dengan cara – cara yang sederhana dan mudah dipraktekkan.

Dalam pembahasan kali ini akan saya bagi menjadi dua poin yaitu “TAMPIL KEREN” (urusan dengan video / visual) dan “TERDENGAR KEREN” (urusan dengan audio / suara).

Internet Lemot?

“Tapi Pak… bagaimana dengan masalah internet yang lemot?”

Kalau bicara tentang koneksi internet yang bisa diandalkan, rasanya ini memang sudah menjadi prasyarat utama. Walaupun Anda melakukan tips – tips tampil keren berikut akan tetapi jika internetnya lemot… ya nggak bakal bekerja juga

Saran yang bisa saya berikan untuk koneksi interet adalah persiapan dan back up.

  • Persiapan artinya cek kecepatan koneksi internet terlebih dahulu. Pilih tempat dengan koneksi internet yang stabil dan ngebut. Untuk video call, paling tidak Anda membutuh koneksi dengan kecepatan minimum 1.5 Mbps. Untuk cek kecepatan, Anda bisa gunakan tools speedtest.
  • Back up artinya miliki plan B (atau bahkan plan C). Jika wifi ternyata lemot dan tidak bisa diandalkan, siapkan koneksi internet dari tethering handphone. Di HP saya sendiri ada 2 kartu SIM dari provider berbeda yang stand by terutama jika saat harus memberikan training online.

Plus satu tips lagi, infokan ke anggota rumah yang menggunakan internet (sharing wifi) jika Anda sedang meeting online dan butuh koneksi internet yang baik.

Mengapa demikian? Supaya mereka tidak bersamaan nonton netflix, ber-youtube-ria, dan download game online puluhan giga. Kalau semua dilakukan bersamaan ya tidak heran jika meeting online Anda disconnect melulu.

Nah, setelah urusan dengan koneksi internet beres, mari sekarang kita simak tips – tips untuk bisa meningkatkan kualitas audio dan video saat meeting online.

Cara Terdengar Keren (Audio) saat Meeting Online

Audio atau suara adalah komponen paling penting saat presentasi atau meeting online. Jika video terganggu atau kualitasnya buruk, peserta meeting masih bisa mematikan video dan melanjutkan meeting. Akan tetapi jika yang terganggu atau buruk adalah kualitas audio, maka peserta tidak akan dapat mengikuti jalannya meeting dengan efektif.

Masalah audio yang sering terjadi saat meeting online adalah masuknya suara – suara background yang menganggu, misal: anak yang teriak – teriak, orang lain asyik berbicara atau kendaraan yang lalu lalang.

Berikut adalah tiga tips untuk meminimalkan atau mengatasi masalah tersebut:

1) Cari dan usahakan lokasi yang tenang

Saya kira ini adalah tips yang sudah jelas – jelas musti Anda lakukan. Carilah lokasi yang minim gangguan, jika memungkinkan di kamar yang tenang, tidak dekat jalan raya dan bebas dari anak – anak bermain (dan teriak – teriak atau menangis).

Selain cari, USAHAKAN juga tempat Anda tenang. Artinya infokan kepada teman atau keluarga di sekitar bahwa Anda sedang meeting online, sedapat mungkin bisa tenang dan kalau tidak penting jangan diganggu.

Satu hal lagi yang sederhana (tapi sering dilupakan dan dilakukan kebanyakan orang) adalah silent HP Anda saat meeting online. Sering sekali saya mendengar pembicara menyampaikan sesuatu sambil di background terdengar suara notifikasi HP yang tidak henti – henti berbunyi.

2) Gunakan microphone unidirectional

Secara umum ada 2 jenis microphone:

  • Unidirectional – microphone yang mengambil sumber suara dari satu arah saja
  • Omnidirectional – microphone yang mengambil sumber suara dari segala arah

Nah, masalahnya adalah… microphone bawaan laptop sifatnya adalah omnidirectinal, yang artinya akan mengambil semua suara – suara yang ada di sekeliling Anda. Jika di sekeliling Anda ramai maka semua suara itu juga akan ikut masuk.

Untuk meminimalkan suara sekitar yang masuk, Anda bisa menggunakan microphone dengan tipe unidirectional. Microphone ini didesain untuk hanya mengambil sumber suara dari 1 arah saja yaitu suara Anda. Untuk itu Anda bisa menggunakan headset yang memiliki microphone (kebanyakan justru bisa ditemui di headset gaming).

Pengalaman Pribadi Saya

Pernah saat harus membawakan training online, kebetulan tetangga persis di sebelah tempat tinggal saya sedang renovasi rumah. Jadi bisa Anda bayangkan sendiri betapa ributnya suara di sekeliling saya dengan suara palu digedok – gedok dan gerinda yang bising.

Untungnya saat itu saya menggunakan headset dengan mic unidirectional, sehingga walaupun di sekitar bising akan tetapi ketika saya cek ke para peserta ternyata mereka sama sekali tidak mendengar suara bising palu diketok – ketok. Yang terdengar hanyalah suara saya, yang juga bisa diterima dengan jelas dan kualitas yang bagus 😀

Ini penampilan saya saat itu dengan headset yang super gede

Notes: Bagi Anda yang bertanya headpset apa yang saya gunakan pada foto di atas, jawabannya adalah Razer Nari. Jika ingin Anda gunakan dalam pekerjaan, justru tidak terlalu saya rekomendasikan karena bentuknya yang besar (penampilan Anda akan seperti orang pakai penutup telinga di lapangan terbang).

Akan tetapi jika Anda menggunakannya untuk tujuan gaming, bolehlah bisa saya rekomendasikan 🙂

3. Gunakan Aplikasi Krisp

Saya sadar bahwa tips no #1 (cari dan usahakan tempat yang tenang) seringkali susah untuk diterapkan, apalagi di saat – saat seperti ini di mana semua orang melakukan WFH. Oleh karena itu aplikasi Krisp ini akan cocok sekali untuk membantu Anda.

Aplikasi Krisp untuk menghilangkan suara bising di sekitar

Krisp adalah aplikasi yang bisa Anda gunakan untuk menghilangkan suara – suara background yang menganggu (noise). Oh ya.. software ini hanya berbasiskan di windows dan mac, jadi tidak bisa digunakan di smartphone ya!

Software ini mudah sekali digunakan dan (ini yang Anda tunggu – tunggu) ada versi free-nya. Untuk versi free, tiap minggu Anda mendapat kuota selama 2 jam untuk menggunakannya. Jika butuh lebih dari itu, Anda tinggal upgrade ke versi berbayarnya.

Silahkan cek sendiri di websitenya, di sana ada demonya bagaimana Krisp bisa menghilangkan suara bayi menangis, suara mengetik di keyboard, lalu lintas yang ribut dll yang ada di latar belakang.

Nah, jika Anda sudah terdengar keren saat meeting online, atau dengan kata lain kualitas audio sudah prima tanpa banyak gangguan, maka saatnya sekarang untuk membuat Anda juga tampil keren. Berikut adalah tips – tipsnya.

Cara Tampil Keren (Video) saat Meeting Online

Saran pertama yang bisa saya berikan adalah hidupkan (turn on) webcam Anda. Banyak orang yang menggunakan aplikasi seperti zoom atau google meet tapi tidak pernah menyalakan video.

Berikut adalah beberapa alasan mengapa menghidupkan video akan membuat komunikasi Anda lebih efektif:

  • Berdasar penelitian dari Forbes Insight Study, 62% eksekutif setuju bahwa video call secara signifikan mampu meningkatkan kualitas komunikasi dibanding dengan audio call
  • Anda bisa membaca bahasa tubuh lawan bicara / peserta meeting
  • Mengurangi rasa canggung saat ketika ada jeda atau hening di tengah – tengah pembicaraan

Jadi berikut adalah tips – tipsnya untuk meningkatkan kualitas video Anda saat meeting online:

1. Gunakan Webcam Eksternal

“Waduh Pak.. investasi ekstra lagi donk! Musti beli webcam eksternal. Emang apa sih keuntungannya?”

Kira – kira kalimat di atas menggambarkan jeritan hati Anda saat membaca tips pertama ini. Jadi mengapa sih musti investasi ekstra di webcam eksternal?

Webcam bawaan dari laptop (walaupun laptop Anda adalah model premium yang harganya belasan atau puluhan juta rupiah) biasanya kualitasnya standard (resolusi 720p) sehingga kualitas gambarnya juga pas – pasan.

Jika video Anda hanya tampil di thumbnail kecil masih terlihat ok. Akan tetapi begitu video Anda tampil di layar full screen, maka akan terlihat pecah – pecah. Berikut adalah contoh perbandingannya.

Webcam bawaan laptop

Ekternal webcam – JETE W7

Notes: Perbedaan di atas akan terlihat lebih jelas jika gambarnya full screen (memenuhi layar)

Selain tentang kualitas, menggunakan webcam ekternal juga akan memudahkan Anda mengatur angle, posisi dan jarak. Webcam bawaan laptop akan lebih susah diatur karena melekat dengan layar laptop. Jika menggunakan eksternal webcam, Anda bisa memasangnya pada tripod mini yang bisa Anda atur angle, jarak dan posisinya.

Rekomendasi Ekternal Webcam

Yang jelas Anda tidak sampai butuh eksternal webcam dengan resolusi 4k (kecuali Anda seleb yang kepingin tampil kinclong wajahnya dan terlihat jelas sampai ke detil – detilnya).

Saya pribadi menyarankan Anda memilih webcam eksternal dengan resolusi 1080p, mayoritas layar laptop yang ada sekarang resolusinya juga di 1080p. Untuk rekomendasi brand, saya bisa merekomendasikan Logitech. Silahkan bisa langsung cek di websitenya Logitech.

Atau jika Anda ingin alternatif brand lain dengan harga yang lebih bersahabat, bisa dicek juga brand JETE. Saya pribadi menggunakan webcam JETE W7.

Webcam JETE W7 yg saya gunakan

2. Atur Pencahayaan

Mengapa faktor pencahayaan itu penting? Karena jika salah memilih tempat yang pencahayaannya tidak tepat, maka inilah yang terjadi:

Ini yang terjadi jika Anda salah atur cahaya

Foto di atas menunjukkan hasil video jika Anda salah posisi sehingga cahaya-nya tidak tepat. Dengan kondisi seperti di atas, Anda tidak terlihat sedang meeting online, malah terlihat seperti tersangka kriminal yang disamarkan wajahnya dan menjalani proses interogasi.

Jadi bagaimana tips pengaturan cahaya yang tepat dan sederhana?

Yang jelas Anda tidak perlu sampai investasi lampu khusus seperti yang ada di studio – studio foto (kecuali Anda memang seorang profesional yang ingin shooting video dengan kualitas prima).

Tips sederhananya adalah posisikan sumber cahaya di depan Anda (bukan di belakang Anda). Jadi misalkan saja, sumber cahaya datang dari jendela, maka posisikan Anda duduk menghadap jendela (bukan membelakangi jendela). Supaya lebih jelas, berikut adalah contoh dan perbedaan hasilnya.

Membelakangi sumber cahaya / jendela – Jadi seperti interview tersangka kriminal

Menghadap sumber cahaya / jendela, terlihat keren dan jelas

.
Dua foto di atas saya ambil di titik / tempat yang persis sama, yang berbeda hanyalah posisinya yang menghadap / membelakangi cahaya. Anda bisa lihat sendiri betapa jauh perbedaannya hanya dengan pengaturan posisi yang tepat.

Jika tips di atas masih terlalu rumit, atau mungkin Anda bingung karena sumber cahaya ada di kiri / kanan atau bahkan dari atas, berikut adalah tips yang lebih sederhana. Lihat dahulu hasil video webcam Anda, jika wajah Anda bisa terlihat jelas berarti ok. Kalau terlihat gelap, coba deh pindah tempat atau posisi supaya lebih jelas.

3. Atur Posisi Anda di Kamera

Banyak orang yang saat presentasi / meeting online sudah menyalakan kamera webcam, pencahayaan juga sudah ok (dalam artian tips no #1 dan #2 sudah diterapk). Akan tetapi posisi wajah mereka di kamera masih kurang tepat. Berikut adalah beberapa contoh – contohnya:

Kesalahan #1 kelihatan hanya 3/4

Kesalahan #3 Kamera terlihat di bawah

Kesalahan #2 Terlalu dekat dg kamera

Kesalahan #4 Tolong! Saya Tenggelam

Jadi bagaimana posisi yang tepat di depan kamera? Berikut adalah contohnya:

Posisi yang di depan kamera yang tepat

Berikut adalah detil penjelasan posisi yang tepat di atas:

  • Badan Anda masih terlihat sebagian sehingga nanti jika Anda bergestur menggunakan tangan masih bisa terlihat di kamera
  • Wajah dan badan Anda memenuhi sampai setinggi 70 – 80% dari layar, sisakan sedikit ruang di atas kepala Anda
  • Posisi Anda berada di tengah layar

4. Atur Background yang Representatif

Selain tampil keren di kamera, tentu saja kita ingin background / latar belakang yang kita gunakan di kamera juga terlihat elegan dan profesional. Kamar yang berantakan dan porak poranda tentu saja bukan merupakan background yang ideal dalam hal tersebut.

Oleh karena itu selain tempat yang tenang, pilih juga tempat yang secara visual juga representatif untuk meeting online Anda.

Pak, bagaimana jika hal tersebut tidak memungkinkan?

Kebanyakan aplikasi meeting online (Zoom, Google Meet, MS Teams) memilki fitur virtual background yang bisa mengubah background. Anda bisa gunakan fitur tersebut, hanya saja saran saya gunakan yang representatif. Misal: saat meeting online dengan atasan jangan gunakan background di luar angkasa atau di pantai.

Selain itu untuk membuat virtual background terlihat lebih menyatu, Anda bisa gunakan kain hijau / green screen yang Anda tempatkan di latar belakang Anda.

Penggunaan green screen supaya virtual background terlihat lebih baik

Selain itu saya juga ada satu rekomendasi website yang memungkinkan Anda untuk membuat gambar virtual background berupa office / kantor yang terlihat keren, elegan dan profesional. Langsung saja deh.. saya tunjukkan tampilannya.

Menggunakan background dari Virtual Office

Kelihatan keren kan? Seakan – akan saya berada di kantor saya sendiri yang ada logo brandnya, furniture-nya bagus, desain kantornya elegan. Hehehe… padahal sebetulnya nggak, itu hanyalah background virtual saja.

Bagaimana cara mendapatkan background seperti itu?

Anda bisa kunjungi website virtual office di link berikut , pilih background kantor yang Anda ingini, upload logo brand perusahaan dan submit. Setelah selesai nanti hasilnya akan dikirim ke email Anda.

Oh ya.. berita baiknya adalah layanan ini juga bisa Anda dapatkan dengan gratis. Anda baru membayar ($10) jika ingin menghilangkan watermark tulisan Virtual Office yang ada di pojok kiri atas.

Nah, itu dia tadi tips – tips untuk tampil (dan terdengar keren) saat meeting online. Semoga tips – tips sederhana ini bisa membantu Anda dalam melalui masa – masa WFH. Dan tentunya kita semua berharap semoga pandemi ini segera berlalu dan bisa lebih banyak lagi meeting langsung dengan tatap muka.

Mengalami kendala atau pertanyaan saat meeting online? Silahkan tuliskan di kolom komentar ya! Supaya pembaca lain juga mengetahui dan bersama – sama kita bisa menemukan solusinya

Follow

About the Author

Halo, Saya David Pranata seorang trainer dan writer. Harapan saya adalah blog ini mampu menbantu Anda mengkomunikasikan keinginan, kebutuhan dan perasaan dengan jelas dan percaya diri - "Speak & Express What Matter Most"